Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia Mining Assoiation (IMA) membeberkan bahwa Indonesia terhitung memiliki total sumber daya dan cadangan batu bara yang cukup berlimpah. Tak tanggung-tanggung, bahan baku energi ini ternyata usianya bisa mencapai 500 tahun.
Ketua Umum IMA Rachmat Makkasau mencatat, bahwa Indonesia memiliki total sumber daya dan cadangan batu bara hingga 134,24 miliar ton batu bara yang apabila digunakan sendiri dalam negeri dengan asumsi 250 juta ton per tahun, maka umur cadangan batu bara RI bisa bertahan hingga 500 tahun lamanya.
“Kalau kita pakai sendiri 134 miliar ton itu kita pakai 500 tahunan. Kita bisa pakai batu bara 500 tahun kalau kita pakai sendiri dengan cara pakai yang benar,” jelasnya dalam acara Seminar Energy for Prosperity, di Hotel Aryaduta, Jakarta, dikutip Jumat (22/3/2024).
Rachmat mengatakan skenario lain jika total sumber daya dan cadangan batu bara tersebut digunakan juga untuk keperluan ekspor maka umur batu bara dalam negeri bisa bertahan hingga 191 tahun lamanya. Hal itu terhitung dengan asumsi produksi batu baa hingga 700 ton per tahun. “Jikalau tetap ekspor bisa juga pakai sampai 200 tahun ini fakta yang ada. Case ini akan berbeda dengan negara lain yang punya batu bara,” ujarnya.
Adapun, dia mengatakan bahwa lokasi cadangan batu bara di dalam negeri tersebat di beberapa titik yang berbeda. Namun cadangan terbanyak tersimpan di wilayah Sumatera dan Kalimantan. “Lokasi cadangan banyak tersebar mayoritas di Sumatera dan Kalimantan. GDP terhadap Indonesia bisa sampai 8,5% dari semua 55-70% dari batu bara PNBP-nya,” tandasnya.
Mengacu Buku Outlook Energi Kementerian ESDM total sumberdaya batu bara tahun 2022 sebesar 99 miliar ton, namun demikian yang sudah menjadi cadangan terbukti pada tahun 2022 sebesar 35 miliar ton.
Cadangan batubara terus mengalami kenaikan sejak tahun 2013 yang jumlahnya hanya 31 miliar ton. Sebaran cadangan batubara terbesar di Indonesia terdapat di Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan, masing-masing 13,7 juta ton dan 9,8 juta ton.
Berikut 16 Daerah RI yang memilik produksi batu bara:
- Kalimantan Utara : 919,4 juta ton
- Kalimantan Timur : 13.701,52 juta ton
- Kalimantan Tengah : 2.929,52 juta ton
- Kalimantan Selatan : 4.780,4 juta ton
- Kalimantan Barat : 0,43 juta ton
- Sulawesi Barat : 1,77 juta ton
- Sulawesi Selatan : 1,26 juta ton
- Aceh : 539,34 juta ton
- Riau : 407,82 juta ton
- Sumatera Utara : 7,12 juta ton
- Sumatera Barat : 29,75 juta ton
- Bengkulu : 124,76 juta ton
- Jambi : 1.682,26 juta ton
- Sumatera Selatan : 9.808,3 juta ton
- Lampung : 109,8 juta ton
- Papua Barat : 10,63 juta ton